Minggu, 11 November 2012

8 FORMULA JADI KAYA


8 FORMULA KECERDASAN FINANSIAL

Stop, tunggu dulu sebentar. Jangan terlalu buru-buru.
Sebelum Anda melangkah, lebih baik memantapkan lagi pemahaman tentang kecerdasan finansial. Kita akan membahas intisari kecerdasan finansial. Buku-buku tentang kecerdasan finansial selalu mengungkapkan hal yang kurang lebih sama, bahwa kecerdasan finansial adalah kemampuan untuk mengenali, menciptakan dan mempraktikkan sistem atau cara untuk mengakumulasi aset. Berikut ini 8 intisari kecerdasan finansial :
# 1 MEMILAH TUJUAN PRODUKTIF DAN KONSUMTIF
Ilmu ekonomi mempelajari perilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Pad ahakikatnya, ilmu ekonomi mempelajari tiga hal, yaitu : produksi, konsumsi, dan distribusi. Dalam perekonomian modern dewasa ini. aktivitas distribusi dapat dikategorikan sebagai aktivitas produktif, karena distribusi menciptakan nilai tambah (value added). Ini berarti, pelaku distribusi adalah aktor-aktor bisnis yang menciptakan uang dengan cara creating value.
Konsumsi adalah tindakan menghabiskan nilai guna suatu barang. Konsumsi berarti mengorbankan sejumlah uang yang tidak akan pernah kembali. Lantas apa yang kita peroleh ? Kepuasan, nilai guna atau utilitas. Kalau kita membeli baju, kita mengorbankan sejumlah uang (katakanlah Rp 100 ribu). Namun kita memperoleh manfaat dari baju tersebut, yaitu badan terlindungi.
Sedangkana produksi adalah menciptakan sesuatu (barang dan jasa) yang memiliki nilai guna bagi masyarakat. Dalam berproduksi, kita mengeluarkan sejumlah uang sebagai modal, namun kelak akan kembali dengan nilai yang diharapkan lebih besar. Selisihnya adalah laba, yang dalam bahasa ekonomi adalah nilai tambah (value added).
INTI KECERDASAN FINANSIAL
Tindakan kita sehari-hari, yang bersifat mengeluarkan uang, dapat dikategorikan ke dalam dua jenis; produktif atau konsumtif. Cobalah membuat daftar 50 hal yang biasa Anda lakukan setiap hari. Pilah kegiatan-kegiatan tersebut menjadi aktivitas produksi atau konsumsi. Yang termasuk kegiatan konsumsi a.l. memakai mobil ke mal, makan, beli cemilan, membeli pulsa, bayar service kendaraan, membayar rekening listrik, beli baju, membayar angsuran rumah yang ditempati keluarga, dan lain-lain. Biaya anak sekolah juga termasuk aktivitas konsumtif (dari sudut pandang orangtua), karena tingkat kembaliannya (rate of return) sukar dihitung. Walau begitu, dari sudut pandang anak, biaya pendidikan tetap harus dianggap sebagai investasi jangka panjang.
Sementara itu yang termasuk kegiatan produktif a.l. bekerja di kantor, menjadi perantara jual-beli mobil bekas, mengerjakan script-writing/tulisan/desain grafis yang dipesan klien, membeli mobil (untuk disewakan), dll.
Jangan kaget, 90% item kegiatan kita sehari-hari adalah aktifitas konsumtif. Tetapi tidak mengapa, bukan itu poinnya. Yang penting bagi Anda adalah mempertimbangkan kembali setiap item kegiatan konsumtif. Benarkah uang layak dikeluarkan ? Mengapa harus ikut fitness yang tarifnya Rp 2 juta sebulan, kalau ada alternatif lain yang hanya Rp 25 ribu sekali datang ? Mengapa harus membeli baju seharga Rp 500 ribu kalau ada pilihan lain dengan harga seperlimanya ?
# 2 MEMBEDAKAN ASET DAN LIABILITAS
Pelajaran terpenting dari pakar kecerdasan finansial seperti Kiyosaki adlah teorinya untuk memisahkan dengan tegas antara aset dan liabilitas. Banyak liabilitas yang tampak seolah-olah sebagai aset, sehingga kita merasa kaya (tetapi sebenarnya miskin).
Misalnya saja, mobil pribadi dan rumah pribadi. Secara akunting, kedua jenis harta itu akan dicatat di kolom aset. Namin bagi Kiyosaki tidak demikian. Rumah pribadi dan mobil pribadi adalah liabilitas. Mengapa ? Sebab angsuran atas dua jenis harta itu bisa menguras 40% dari pendapatan bulanan Anda.
Apa yang membedakan aset dan liabilitas ?
Cash flow. Sekali lagi, aliran uang kas.
Aset adalah harta yang memberikan aliran kas bagi pundi-pundi Anda secara rutin. Ibaratnya, aset adalah pacar yang produktif, yang setiap waktu membantu Anda meraih kesuksesan secara finansial.Yang termasuk aset adalah :
  • Kamar-kamar di rumah Anda yang disewakan untuk anak-anak kost
  • Rumah yang dikontrakkan
  • Mobil yang disewakan
  • Tanah yang dibudidayakan secara produktif atau disewakan
  • Uang yang ditanamkan dalam berbagai bentuk investasi
  • Kekayaan intelektual yang memberi royalti
  • Karya cipta/ karya seni yang memberi royalti
Sedangkan liabilitas adalah harta yang menguras isi kocek Anda secara rutin. Liabilitas ibarat ’cewek matre’ yang bisa membuat Anda pilit. Sebagian besar daftar konsumsi Anda pada prinsipnya bissa dikategorikan sebagai liabilitas, misalnya :
  • Handphone, televisi, kulkas, dan barang-barang elektronik lainnya
  • Kendaraan pribadi
  • Rumah pribadi
  • Koleksi busana, termasuk sepatu
  • Keanggotaan pada klub tertentu
  • Kartu kredit
Pangkaslah liabilitas Anda, dan milikilah sebanyak mungkin aset yang bisa memberikan cash inflow(pendapatan tunai) bagi Anda. Dengan cara itu, Anda akan memperbaiki kondisi keuangan Anda. Pengeluaran yang dihemat itu bisa dialokasikan sebagai inventasi, untuk menambah sisi pendapatan tunai Anda.
Kalau memang liabilitas tidak mungkin dihindari, gunakan cara pembayaran tunai agar Anda tidak dikenai bunga untuk sesuatu yang bersifat konsumtif. Kalau Anda harus membayar bunga, usahakan semaksimal mungkin agar benda yang dibeli memiliki nilai produktif, sehingga benda tersebut bisa membayar sendiri cicilannya.

# 3 MEMAHAMI ALIRAN UANG
Lihatlah sekeliling, dan perhatikanlah bagaimana roda bisnis berputar. Cermati transaksi yang terjadi setiap waktu; orang membeli pulsa, antrean di restoran terlaris, termasuk juga transaksi yang terjadi di pasar-pasar tradisional. Pahamilah mengapa orang rela mengorbankan sejumlah uang tertentu untuk mendapatkan barang atau jasa tertentu.
Selama 15 menit, cobalah perhatikan kasir di suatu swalayan. Perkirakan berapa rupiah transaksi yang dia lakukan. Selama 30 menit, ketika sedang makan siang, cobalah menghitung berapa konsumen yang datang ke restoran tempat Anda makan. Taksirlah berapa pengeluaran per orang, dan cobalah menebak berapa omzet restoran tersebut setiap harinya. Pahami juga cara pengelolaannya, bagaimana mereka mendapatkan bahan baku, dan bagaimana mereka memperlakukan stok yang tak laku dijual.
Cobalah mengamati perilaku orang-orang ketika berbelanja. Selidiki latar belakang mereka. Lihatlah preferensi barang yang mereka beli. Ketika sedang ngobrol dengan teman-teman, cobalah bertanya tentang barang atau jasa apa yang sangat ingin mereka dapatkan kalau mereka punya banyak uang.
Berikut ini hal-hal yang mungkin Anda temukan :
  • Kaum berpenghasilan tetap (karyawan swasta. pegawai negeri) memiliki pola belanja yang hampir sama. baik sklus waktu maupun barang yang ingin mereka beli.
  • Terjadi pola aliran uang, pada awal bulan uang mengucur dari employer ke employee. Tetapi itu hanya terjadi dalam beberapa hari. Selebihnya, aliran uang berbalik kembali ke kalangan employer, yaitu mereka yang memiliki dan mengelola bisnis. Kalaupun gaji sudah habis, kaum employee itu tidak berhenti berbelanja. Kan ada kartu kredit ?
  • Dibandingkan kaum employer, justru employee yang berpendapatan tetap, yang paling berani berutang. Sebagian besar utang mereka adalah utang konsumtif (yaitu cicilan rumah, angsuran kendaraan, dan kartu kredit), Jumlah nominalnya mungkin tidak seberapa. Tapi jumlah nominal kan relatif ? Kita harus membandingkannya dengan pendapatan. Banyak di antara merekamenggadaikan pendapatan di masa depan untuk kenikmatan/utilityas yang dinikmati saat ini. Celakanya, 90% ditujukan untuk tujuan konsumsi ! Bukan untuk memperbaiki arus kas, semakin lama mereka terjerat utang konsumtif, semakin kecil peluangnya untuk bebas secara finansial.
  • Kebanyakan orang memiliki obsesi-obsesi yang bersifat konsumtif (misalnya liburan ke Bali, membeli mobil mewah, merenovasi rumah, dll). Hanya sedikit yang terobsesi untuk melakukan restrukturisasi aset dan membudidayakan uang agar bisa mendapatkan passive income.
# 4 CARILAH EMAS YANG TERSEMBUNYI
Orang yang cerdas secara finansial, mampu melihat apa yang tidak mampu dilihat orang awam. Di mata awam, seekor ayam betina adalah binatang berkaki dua yang kalau dipanggang akan menjadi makanan lezat. Namun bagi seorang yang cerdas secara finansial, seekor ayam betina itu tiga tahun ke depan akan menjadi ratusan ekor ayam.
Lihatlah ke sekeliling. Cobalah memainkan imajinasi Anda. Bayangkan jika lahan rawa-rawa itu disulap jadi pemukiman real estat, pusat perbelanjaan atau apartemen mewah. tentu harga tanahnya akan berlipat ganda luar biasa.
Banyak pemain bisnis sektor propersi yang mencari emas tersembunyi. Mereka mencari lahan yang tidak ada nilainya bagi orang lain, kemudian disulap menjadi emas. Mereka menciptakan lingkungan dan menjualnya dengan mudah. Yang mereka jual sebetulnya adalah gagasan, bukan rumah atau taman.
Keuntungannya jelas luar biasa. Namun, mereka sangat sadar bahwa keuntungan diperoleh pada saat membeli, bukan pada saat menjual. Ini berarti, mereka tahu persis apa yang harus mereka lakukan pada saat melakukan dealing pembelian awal.
Segala yang berharga letaknya tersembunyi. Kita harus menggali gunung untuk mendapatkan sebungkah emas. Kita harus menyelam ke dasar laut untuk mendapatkan mutiara. Emas tidak tampak di atas permukaan tanah, begitu pula mutiara tidak kelihatan di atas permukaan laut.
Emas yang tersembunyi adalah kiasan dari peluang-peluang bisnis yang bisa Anda garap. Mungkin itu tidak berharga bagi orang kebanyakan, namun jika Anda menyentuhnya, ia bisa menjadi mesin uang. Kebanyakan orang tidak menyadarinya, jadi peluang Anda semakin terbuka lebar.
Bisnis barang rongsokan dan kertas bekas miaslnya, adalah jenis bisnis yang tidak menarik bagi kebanyakan orang. Sebab citranya buruk, kotor, ribet, dan mirip sampah. Lingkungan kerjanya juga tidak sehat.
Namun, gambaran itu menipu. Persis kesan yang muncul ketika kita melihat padang pasir gersang yang terhampar luas. Padahal, dibalik guurn yang menyilaukan kata itu terdapat sumber minyak miliaran barel.
Jadi jangan tertipu penampilan atau gambaran permukaan. Mungkin kita tidak menyangka kalau seorang penjual pisang goreng bisa mencapai omzet penjualan Rp 5 juta per hari. Seorang penjual siomay mampu meraup pendapatan bersih yang jauh lebih besar daripada gaji seorang manajer yang berpenampilan rapi dan kemana-mana naik mobil mewah.
# 5 MILIKI DAYA UNGKIT
Kalau sudah menemukan gunung yang akan digali dan dicari bungkahan-bungkahan emasnya, kini waktunya untuk merancang alat pengungkit. Yang membedakan orang kaya dan kelas menengah serta orang miskin adalah kepemilikan atas daya ungkit.
Daya ungkit adalah sesuatu yang membuat aset Anda akan tumbuh berlipat ganda mengikuti deret waktu. Daya ungkit muncul dari sistem yang diciptakan sedemikian rupa, sehingga tidak lagi bergantung pada orang tertentu. Dengan daya ungkit, kita bisa memindahkan sebongkah batu besar yang tidak mungkin mampu kita angkat.
Seorang penjual bakso maksimal mencapai omzet Rp 1 juta sehari. Ia ingin melipatgandakan penjualannya menjadi Rp 20 juta. Bagaimana caranya ? Ya, membuka cabang. Dengan 20 cabang, ia mencapai omzet yang ditargetkan. Tentu saja, untuk membuka cabang ia harus melatih karyawan dan stafnya, menstandarisasi resep, dan membuat tampilan outlet dengan ciri khas tertentu. Tak kalah penting, ia harus memilih lokasi-lokasi yang tepat agar target penjualan tercapai.
Namun ternyata, si penjual bakso tidak puas dengan omzet Rp 20 juta sehari. Ia ingin Rp 100 juta. Bagaimana caranya ? Setelah berkonsultasi kiri kanan, ia pun membuat sistem waralaba untuk produknya. Ia merancang strategi promosi untuk menaikkan brand produknya, juga agar para investor tertarik membeli lisensi bakso miliknya. Dengan sistem waralaba, ia tidak kesulitan mencapai target yang diinginkannya.
# 6 BIARKAN UANG YANG BEKERJA
Kalau sistem sudah bekerja dengan baik, kini tiba waktunya untuk beternak uang. Yang berkerja kini bukan orangnya, tetapi uangnya. Orangnya boleh beristirahat, mengerjakan apa pun yang menjadi hobinya, atau mencari ide-ide baru untuk merambah bidang bisnis yang lain guna memperkuat jaringan usahanya. Tapi prinsipnya, uang hasil jerih lelah selama ini, sudah waktunya untuk menjadi aset utama yang memberikan uang tunai secara rutin.
Caranya ? Sebarkan uang tersebut ke berbagai instrumen investasi. Sebarkan menurut skala risiko yang diinginkan, guna menghindari total loss. Kalau uangnya cukup banyak, pilihan yang tersedia semakin beragam.
Lembaga yang paling konservatif pun, seperti bank, jelas akan tergiur. Mereka akan menawarkan suku bunga khusus seandainya pemilik uang mau menempatkan dananya di bank tersebut.
Deposito dan obligasi pemerintah adalah alternatif investasi yang diyaakini berisiko minimal. Kemudian ada obligasi swasta dan saham, yang resikonya lebih tinggi. Tapi tentu saja, kalau resikonya tinggi, peluang profitnya juga mesti tinggi. Penempatan uang tunai di bank perkreditan lembaga keuangan non bank, mungkin mau memberi bunga lebih tinggi dibandingkan bank umum. Tapi resikonya juga lebih tinggi. Bermain valuta asing juga beresiko lebih tinggi, walaupun Anda berpeluang mendapatkan keuntungan besar dan cepat. Jadi antara risiko dan tingkat keuntungan selalu berbanding lurus. Di sini yang berperan adalah kalkulasi Anda, dan juga nyali.
Bidang properti adalah alternatif investasi yang selama ini menjadi primadona. Membeli apartemen, rumah real estat, atau tanah kosong di lokasi strategis, biasanya akan memberi keuntungan lumayan. Namun lokasinya harus strategis. Jauh lebih mudah menjual aset mahal di lokasi strategis daripada aset murah di lokasi yang kurang berkembang.
Dibandingkan deposito, saham dan valas, properti lebih lambat diuangkan. Jadi bersifat lebih tidak likuid. Namun, ada keuntungan ganda yang bisa Anda peroleh. Yang pertama adalah pendapatan sewa properti, yang kedua adalah equity yang pasti Anda dapatkan seiring kenaikan harga properti. Properti adalah satu-satunya aset/aktiva yang nilainya tidak pernah turun.
Namun, sektor properti juga memiliki siklus pasang surut tersendiri. Dalam 3–5 tahun sekali, biasanya terjadi stagnasi pasar. Kondisi seperti ini terjadi pada saat pertumbuhan ekonomi melambat, suku bunga merangkak naik, dan inflasi meningkat. Saat ini, perusahaan-perusahaan properti sulit menjual produknya. Sebaliknya, pasar sekunder sangat ramai. Banyak orang menjual rumahnya, mungkin karena butuh uang tunai.
Pasang mata dan telinga, hingga Anda tahu persis kapan saat-saat seperti itu terjadi. Itulah waktu yang tepat untuk membeli karena harga yang biasanya dipatok di bawah standar rata-rata. Kita memperoleh keuntungan pada saat membeli, bukan pada saat kita menjual.
# 7 CIPTAKAN ASET YANG TIDAK BISA HILANG ATAU DIRAMPOK ORANG
Kunci menuju kebebasan finansial adalah bagaimana menciptakan aset yang bisa memberikan arus kas positif. Namun, aset dalam pengertian fisik bisa saja setiap saat hilang. Entah dicuri orang, dirampok, atau nilang nilainya karena sudah tidak lagi produktif.
Karena itu, perlu bagi kita untuk menciptakan aset yang tidak bisa dicuri, hilang, atau dirampok. Yaitu cara berpikir dan cara bertindak. Boleh saja Anda bangkrut total, terkena musibah hingga seluruh milik Anda rata dengan tanah. Namun jika Anda masih mempertahankan cara berpikir dan cara bertindak cerdas secara finansial, maka semua yang hilang itu bisa kembali.
Cara berpikir adalah yang terpenting. Sebab cara berpikir mempeengaruhi cara bertindak. Cara berpikir mempengaruho sikap yang harus Anda ambil mengenai persoalan apa pun. Cara berpikir akan menyelamatkan Anda dalam perubahan yang cepat dewasa ini.
#8 PAHAMI TANDA-TANDA MAKRO PEREKONOMIAN
Dunia bisnis adalah bagian tak terpisahkan dari sistem perekonomian secara umum. Jadi, sangat penting untuk memahami tanda-tanda makro perekonomian.
Sebab dari sasna, akan muncul berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan, serta potensi-potensi hambatan yang perlu diantisipasi sejak dini.
Mulailah mengamati apa yang terjadi dengan perekonomian makro kita. Indikator-indikator yang harus diamati setiap saat adalah : tingkat pertumbuhan ekonomi, kurs rupian terhadap mata uang asing, laju inflasi, suku bunga perbankan, indeks saham, dan tingkat pengangguran.
Pertumbuhan ekonomi yang tinggi membuka peluang bagi banyak bidang. Apalagi bila suku bunga cukup rendah, sehingga uang tunai mengalir ke seluruh bidang bisnis. Masyarakat relatif lebih gampang mengeluarkan uangnya. Indeks saham akan meningkat, yang menandai dunia bisnis memasuki masa booming. Inilah saatnya berinvestasi pada saham atau bisnis sektor riil secara umum.
Namun jika itu diiringi oleh laju inflasi yang relatif tinggi (melampaui prediksi pemerintah), maka bersiap-siaplah memasuki periode suram. Inflasi tinggi akan diikuti oleh kenaikan suku bunga dan melemahnya nilai rupiah. Uang akan tersedot dari peredaran (uang ketat), sehingga jualan apa pumenjadi lebih sulit. Inilah saatnya menempatkan uang tunai dalam bentuk deposito atau valuta asing. Atau, waktunya membeli properti yang nilainya telah mengalami koreksi.
Pada prinsipnya, perkonomian ibarat ayunan pendulum antara pertumbuhan dan stagflasi, antara inflasi dan suku bunga, dan antara sektor riil dan moneter.
Jika Anda mampu menemukan pola ayunan pendulum tersebut, maka sangat mudah bagi Anda untuk menempatkan aset pada bidang-bidang yang keuntungannya maksimal.
Semua kebijakan pemerintah, dari kenaikan gaji pegawai hingga naiknya harga BBM akan menimbulkan dampak bagi bisnis. cermatilah bagaimana pemerintah merumuskan kebijakan-kebijakannya, serta kebijakan apa yang mungkin akan diambil dalam masa yang akan datang. Dengan mencermati tren kebijakan pemerintah, berarti Anda akan lebih siap mengantisipasi peristiwa apa pun yang akan terjadi dengan perekonomian dan bisnis di masa depan.
First Thing Frist :P osisikan Diri dalam Cashflow Quadrant
First thing first untuk menyerap intisari kecerdasan finansial adalah memposisikan diri Anda dalamcashflow quadrant ala Kiyosaki. berarti Anda harus memilih peran sebagai karyawan atau employee(kuadran E), profesional atau self-employed (kuadran S), business owner (kuadran B), atau investor (kuadran I).
Ingat, Anda tidak harus memilih saslah satu kuadran. Anda bisa memilih lebih dari satu peran dalam lebih dari satu kuadran. tergantung pada potensi yang Anda miliki dan ”nyali” untuk melakukannya.
E
B
S
I
Sumber : Kiyosaki (Cashflow Quadrant, 2003)

Kalau enggan meninggalkan pekerjaan Anda, berarti Anda tidak ingin pergi dari kuadran E. Apakah ini buruk ? Tidak juga. Anda bisas tetap berperan sebagai employee sambil memainkan uang Anda (berperan sebagai investor di kuadran I) atau membuka bisnis sendiri (berperan di kuadran B). Apakah bisa berhasil ? Tergantung pada bagaimana Anda mengalokasikan waktu, sumberdaya, dan perhatian atau konsentrasi.
Mungkin saat ini Anda belum berniat untuk berpindah kuadran, atau melakukan ekspansi ke kuadran lain. Belum ada modal adalah alasan yang paling klasik. Namun itu bukan berarti Anda tidak akan melakukannya. Rencanakan dengan pasti, kapan Anda akan berpindah kuadran atau merambah ke kuadran lain. Tanpa perencanaan yang pasti, niat hanya tinggal sekedar niat yang tidak pernah direalisasikan. Jadi harus punya target, pada tahun berapa Anda memiliki bisnis sendiri, di bidang apa, dan bagaimana cara mengatur waktu antara tetap bekerja sambil mengelola bisnis sendiri.
Setelah itu, tentukan cara yang paling realistis untuk mencapai target itu. Jika modal adalah hambatan utama, maka mulailah menyisihkan pendapatan sedikit demi sedikit. Jika skill dan pengetahuan masih menjadi kendala, maka berusahalah dengan keras untuk memahami bidang bisnis yang akan Anda terjuni. Jika kurang cukup pe-de untuk tampil sebagai single fighter, maka mulailah pasang mata dan telinga untuk mendapatkan partner yang cocok.
Intinya, Anda harus memahami posisi diri Anda sekarang dalam cashflow quadrant Kiyosaki. Kemudian, tentukan bagaimana posisi Anda di masa depan dalam kuadran yang sama.
Setelah itu, baru pikirkan strategi maupun langkah-langkah yang realistis, berdasarkan delapan poin intisari kecerdasan finansial seperti diuraikan pada bagian sebelumnya.
Banyak orang menganggap, sukses dalam hidup tergantung pada kerja keras, nasib baik, keberuntungan, keadaan, kekayaan yang tidak mereka miliki, bantuan dari luar, koneksi atau pengorbanan-pengorbanan besar yang tak tertanggungkan. Mereka tidak tahu bahwa sukses tidak tergantung pada kondisi atai keadaan apapun.
Untuk meraih sukses, kita harus mempersiapkan diri untuk sukses. Pertama, harus ada kemauan untuk sukses. Lalu kita harus melakukan hal-hal yang diperlukan untuk membantu kita mencapainya.
Sukses tidak akan datang dari menghabiskan semua penghasilan untuk makan dan minum, atau berpesta sampai larut malam. Sukses lahir dari usaha untuk membantu diri sendiri mengembangkan mental, pikiran, jiwa dan raga. Jika kita ingin sukses, kita harus mempersiapkan diri untuk menerimanya. Persiapan ini secara logis terdiri dari memperbaiki diri lewat pengetahuan selp help yang harus kita dapatkan sendiri, untuk kemudian diterapkan dalam langkah-langkah nyata.
Kita tidak membuang waktu dan uang kita, tetapi kita belajar membuatnya bermanfaat bagi kita. Waktu untuk bersenang-senang digunakan untuk menguasai pengetahuan-pengetahuan praktis yang jika diterapkan dengan tepat, akan mendatangkan kekuatan. Sisihkan sebagian dari penghasilan Anda. Semakin banyak yang Anda tabung, Anda semakin dekat menjadi orang kaya.
Tidak ada kehidupan yang tak bisa diperkaya lewat menolong diri sendiri – selp help. Tak ada kehidupan yang tak produktif, lewat menolong diri sendiri.
Tak ada hidu[ yang tak meraih sukses lewat menolong diri sendiri. Hidup Anda akan diperkaya sampai tak terhitung harganya, lewat usaha yang rajin dan terus menerus untuk meninggikan nilai-nilai Anda.
Yang Harus kita ingat bahwa bagaimanapun kita bekerja keras tetap yang memnentukan berhasil atau tidaknya adalah Dia Yang Maha Kuasa Allah S.W.T. Rajinlan beribadah dan berdoa. Karena melalui doa kita akan diberikan kekuatan hati untuk menjalani hidup ini.
Dan yang terakhir adalah kunci dari segala perbuatan kita. Jadi dari mulai niat sampai evaluasi harus dilandasi oleh hati yang ikhlas . Dengan demikian jika kita mendapatkan tantangan maka akan bisa kita jalani dengan tenang dan sabar, dengan terus berupaya untuk mencari jalan keluarnya.

BAKAT JADI KAYA


Selagi berbicara tentang bagaimanakah memanage uang, seseorang selalu mengatakan, “Uang saya masih pas-pasan..bagaimanakah mau memanagenya?” lain lagi pendapat para pakar, walau belum mempunyai banyak uang, sudah mesti mempunyai sikap tertentu terhadap uang sehingga dianjurkan jauh sebelum mempunyai uang, sudah dijadikan gaya hidup berorientasi pada kesejahteraan :
  1. Buatlah janji dengan diri sendiri bahwa jika mau menjadi orang yang makmur, katakanlah punya uang. Lakukan usaha untuk mempunyai uang dengan berbagai cara dan kombinasi yang tepat.
  2. Menabung terlebih dahulu, barulah menggunakan apa yang tersisa itu. Sedangkan mereka yang tidak berbakat untukmemiliki uang, melakukan yang sebaliknya, membelanjakan terlebih dahulu barulah yang sisa itu ditabung. Karena kemakmuran adalah semata-mata perencanaan dan tetap teguh pada perencanaan itu.
  3. Perhatikan bagaimana orang-orang kaya berinteraksi, gaya dan cara maupun sikap hidup mereka. Carilah apa yang membuat kita berbeda dari mereka, bukan hanya mereka mempunyai banyak uang. Tapi perbedaan yang lain pasti ada. Terapkan sikap hidup mereka yang positif, kita harus objektif tentunya. Kemudian pelajarilah kualitas hidup mereka, apa yang membuat mereka sedemikian bergaya. Pelajarilah lebih banyak lagi tentang kiat hidup yang membuat orang-orang ini penuh dinamika.
  4. Mintalah bantuan, bukan minta uang melainkan petunjuk. Orang-orang yang makmur, seringkali kaya juga dalam gaya dan cara dalam arti kata, mau memberikan pertolongan untuk mereka yang bersungguh-sungguh ingin maju.
  5. Camkanlah dalam hati anda benar-benar sudah sepantasnyalah menjadi orang sukses, makmur dan berjaya.
  6. Mulailah juga memanjakan diri sendiri, sehingga tampil juga bergaya dengan uang sendiri. Karena tatkala anda pun mulai menyukai memanjakan diri sendiri, ini akan membuat anda rajin dan meningkatkan kualitas diri sehingga menjadi orang yang sukses.
  7. Buatlah perencanaan dan pastikan satu target. Manusia harus mempunyai tujan hidup.
  8. Jangan berhenti, maju terus memperbaiki kualitas diri dengan menambah pengetahuan. Ini bisa dilakukan dengan berbagai kursus ataupun banyak membaca buku yang dapat memberikan nilai tambah. Banyaklah mempelajari hal-hal yang memberikan motivasi, inspirasi sehingga anda tidak akan kehabisan ide.
  9. Biasakanlah membawa uang, jangan dihabiskan sehingga dompet anda kosong. Karena kebiasaan selalu mempunyai uang dikantong atau dompet, melatih diri untuk tidak menghabiskan semua uang yang ada. Lalu sikap hidup berhati-hati, hemat dan cermat akan terus terpatri. Karena merasa tidak enak, malu apabila satu rupiahpun tidak ada dikantong. Mengapa kita harus selalu mempunyai uang dikantong ?
  • anda akan merasa kaya, perasaan ini akan memacu untuk menjadi kaya.Anda akan terbiasa mempunyai uang, sedangkan seseorang yang dompetnya selalu kosong akan terbiasa dengan gaya hidup kantong kosong. Dengan sendirinya dia tidak mau menghemat dan berpendapat, bagaimana saja nanti . . . .
  • Dengan melatih diri serupa ini,selalu mempunyai uang dikantong kitapun mulai percaya pada kemampuan kita untuk tidak membelanjakan uang seenaknya. Kitapun akan lebih berhati-hati dengan pembelanjaan. Karena mereka yang selalu tidak mempunyai uang, mereka sebenarnya memang hemat mengatakan, ”Saya tidak bisa simpan uang deh,pasti habis dalam sekejap.”
10. Janganlah menyalahkan orang tua, lingkungan, masa lalu, pekerjaan, boss atau siapa saja apabila anda tidak mempunyai uang, ataupun ketika menghadapi krisis keuangan dan masalah hidup lainnya.
11. Hadapilah semua tantangan dengan optimisme dan antusiasme. Aneh orang yang mempunyai uang, semula berusaha mereka tidak semata-mata memikirkan berapa banyak akan mereka peroleh, melainkan bagaimana cara yang paling tepat untuk mendapatkan uang tapi setelah mereka bekerja merekapun terbenam dalam usaha sehingga uang tidak terpikirkan lagi, karena saat itupun uang memang berdatangan.
12. Kemiskinan adalah penyakit mental. Tidak ubah seperti penyakit lain, penyakit kemiskinan dapat diobati. Untuk menyembuhkan penyakit badaniah dibutuhkan usaha dan ketekunan, ada juga berbagai pantangan, begitu juga dengan penyakit kemiskinan. Banyak orang kaya yang dapat berbicara bagaiman mereka mengatasi penyakit kemiskinan ini, apabila mereka dapat melakukannya, siapapun pasti dapat berbuat yang sama, asalkan jangan mau lantas menjadi konglomerat tentunya apalagi dengan jalan pintas.

INVESTASI EMAS


Emas, memiliki stabilitas lebih baik ketimbang jenis investasi lainnya. Data Indonesia Commodity and Derivatives Exchange menunjukkan, volatilitas emas dalam satu tahun sebesar 18,7 persen. “Ini yang menyebabkan China switch (beralih) investasi ke emas,” kata Megian. Sementara itu, tingkat imbal hasil dari emas dalam dua tahun sebesar 27-30 persen.
Investasi emas menawarkan cara yang sangat baik bagi investor untuk menyimpan kekayaan saat ekonomi sulit. Logam emas jauh lebih stabil dibandingkan dengan investasi jenis lain.
Saat ini harga emas tengah melonjak menyusul kekhawatiran investor terhadap perekonomian Amerika Serikat. Permintaan emas terus meningkat karena investor lebih percaya diri memegang emas daripada uang tunai.Lihat saja, dalam satu tahun terakhir, harga emas melambung hingga 30 persen. Pada September 2009, harga emas masih di bawah US$1000 per ons (28,35 gram), saat ini telah mendekati US$1.300. Bahkan ini merupakan angka tertinggi sepanjang masa.
Connell Shaun, blogger yang juga investor keuangan menulis tujuh cara berinvestasi di logam mulia ini. Tulisan ini dipublikasikan DoughRoller.net,  situs perusahaan manajemen investasi dan keuangan di Amerika Serikat. Mengacu artikel tersebut, VIVANews memformulasikan kembali tips investasi emas disesuaikan dengan kondisi di Indonesia.

1. Emas batangan

Investor yang berinvestasi emas akan memilih emas batangan. Emas batangan dianggap sah bila kemurniannya mencapai 22-24 karat. Di Indonesia, emas batangan bisa dibeli di PT Aneka Tambang Tbk divisi Logam Mulia maupun di Perum Pegadaian. Anda bisa bertransaksi online melaluilogammulia.com atau menghubungi nomor telepon 021-299 80 900.
Emas batangan terdiri dari bermacam ukuran, mulai dari 25 gram, 50 gram, 100 gram, dan 1 kilogram. Emas dalam bentuk ini sangat cocok untuk sarana Investasi. Di mana pun kapan pun kita ingin menjualnya, nilainya tetap mengikuti standar international.
2. Emas simpananAnda mungkin tidak ingin menyimpan emas fisik di rumah karena risiko pencurian. Karena alasan ini, emas bisa disimpan di safety box di bank maupun yang lain. Atau bila Anda melihat bullionvault.com, perusahaan ini menyediakan transaksi emas sekaligus menyimpannya.

3. Reksa dana emas
Reksa dana emas merupakan cara lain untuk berinvestasi di logam mulia ini. Anda tak perlu benar-benar memegang fisik emas, tapi Anda bisa mengambil manfaatnya.
Reksa dana emas biasanya tidak hanya ditanamkan pada perdagangan emas fisik, tetapi juga melibatkan transaksi saham perusahaan-perusahaan tambang emas. Sebelum menentukan investasi di reksa dana ini, biaya pengelolaan, beban dana, dan nilai aktiva bersih harus dipertimbangkan.
Konsultasikan dulu dengan penasihat keuangan penyedia reksa dana. Reksa dana emas mungkin akan memberikan kestabilan dalam investasi Anda, tapi emas fisik jauh lebih stabil. Namun, di Indonesia, reksa dana emas tampaknya belum cukup populer.
4. Saham pertambangan emasInvestor yang ingin berinvestasi emas tanpa memiliki fisik logam juga dapat memilih jenis ini. Anda bisa membeli saham pada perusahaan pertambangan emas. Investor mengharapkan harga saham perusahaan pertambangan emas naik karena harga emas naik. Namun, dua peristiwa ini tidak selalu kongruen.
Investor dapat menentukan keberhasilan saham dengan memeriksa biaya biaya produksi emas versus harga emas. Jika harga emas adalah US$700 per ons dan biaya untuk memproduksi emas adalah US$300, maka profit margin tambang emas adalah US$400.
Jika harga emas meningkat 10 persen, akan ada peningkatan laba tambang emas itu sekitar 20 persen. Sebaliknya, penurunan harga juga akan menghasilkan penurunan 20 persen. Karena itu, beberapa perusahaan pertambangan emas melindungi investasi mereka dengan lindung nilai harga emas 18 bulan ke depan. Di Indonesia, salah satu emiten di tambang emas adalah PT Aneka Tambang Tbk.
5. ETF emasExchange Traded Fund (ETF) merupakan reksa dana yang diperdagangkan di bursa efek. Anda bisa melakukan transaksi ini dengan reksa dana yang berbasis emas. Sayangnya investasi ETF di Indonesia belum berjalan baik.
6. Emas berjangkaEmas berjangka merupakan cara lain berinvestasi emas tanpa memiliki fisik emas. Jual beli emas membutuhkan kontrak dengan jangka tertentu. Harganya juga dinyatakan dalam kontrak. Jika harga emas pada tanggal kontrak lebih tinggi dari harga emas saat kontrak dibuat, maka investor akan menghasilkan keuntungan. Namun, jika harga lebih rendah, investor akan rugi.
Berinvestasi dalam emas berjangka mungkin merupakan investasi yang berisiko, karena investor harus memprediksi gerak harga emas ke depan.
7. Perhiasan dan koin emasKoin emas, terutama yang langka, sangat bernilai dalam investasi. Ini bukan hanya karena nilai emasnya tetapi juga karena nilai kelangkaan. Sedangkan perhiasan emas adalah cara umum investasi di logam ini. Perhiasan emas bisa Anda pilih sekaligus sebagai investasi dan gaya hidup.
Sayangnya keuntungan investasi ini sangat sedikit. Sebab ketika Anda membeli perhiasan, uang yang Anda bayarkan terdiri untuk harga emasnya, ongkos pembuatan, desain, dan merk. Sedangkan bila dijual, Anda hanya mendapatkan nilai emasnya saja. (hs)

TEORI INVESTASI NILAI W. BUFFET


Teori Investasi Nilai Ala Buffett

Siapa tak kenal Warren Buffett? Orang terkaya sekaligus investor jempolan asal negeri Paman Sam ini terbilang investor jenius yang menciptakan pemikiran-pemikiran dalam memutar uang untuk menjadi investor tulen.
Salah satu kejeniusan pemikirannya adalah teori nilai yang diringkas menjadi kesadaran bahwa harga pasar harus lebih rendah dari nilai.
Siapa sangka dengan teorinya itu, seorang Buffett yang memulai investasi dengan US$ 3.700 pada tahun 1965 berhasil melipatgandakannya menjadi US$ 100 miliar di tahun 2006.
Hal ini disampaikan oleh Robert P. Miles seorang penulis sekaligus sahabat Warren Buffett dalam acara Danareksa Sekuritas Investor Gathering, the science of investing and the art of managing yang di paparkan oleh penulis Robert Miles, di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Sudirman, Jakarta, Selasa (12/8/2008).
Menurut Miles, Buffett adalah sosok investor yang jenius yang memiliki teori value investing, yang selalu mengedepankan investasi dibawah nilai. Ia tidak takut masuk ke pasar pada saat nilai pasar sedang turun, namun ia akan mendapatkan keuntungan (gain) pada saat harga pasar naik.
“Ia juga tidak lupa selalu mengontrol emosinya,” kata Miles.
Miles menambahkan, Buffett seorang investor yang tidak hanya terpaku dengan harga pasar karena hal itu tidak benar-benar mewakili bisnis tertentu. Menurutnya, sosok Buffet selalu berprinsip bahwa market adalah pelayan kita bukan tuan bagi kita (investor).
Ia juga menambahkan, sosok Buffett adalah fenomena baru dalam dunia investasi sekarang ini, ia telah memadukan kemampuan berfikir, matematika dan keterampilan dirinya.
Perjalanan pertualangan memutar uangnya, berawal saat mendirikan sebuah perusahaan tekstil kecil, dan menyulapnya menjadi sebuah konglomerat dunia yang paling dihormati. Kisah hidupnya ini sering dinilai sebagai sebuah dongeng ajaib yang dipadukan dengan kejeniusan dan karakter.
Pria berusia 77 tahun ini telah menyandang sebagai orang terkaya, menggeser orang terkaya sebelumnya Bill Gates yang telah menyandangnya selama 8 tahun berturut-turut.
Dikatakan oleh Miles, bahwa Buffett orang yang mampu membedakan antara karakter dan reputasi, serta menggunakannya dalam berinvestasi.
Melalui bendera Berkshire Hathaway Inc, Buffett juga memiliki anak usaha bisnis yang beragam, mulai dari properti, asuransi dan reasuransi, perlengkapan dan energi, keuangan, manufaktur, hingga jasa dan ritel.
Salah satu anak usahanya yang menjadi satu dari empat perusahaan asuransi terbesar di AS, dan satu dari dua perusahaan reasuransi terbesar didunia adalah GEICO.
Buffett juga memiliki International Dairy Queen yang merupakan pemegang lisensi dan pelayanan di lebih dari 6.000 outlet yang menawarkan Dairy Treats and Food. Bahkan induk usaha (Berkshire Hathaway Inc) yang dimilikinya tersebut berhasil membukukan Compounded Annual Gain (1965-2007) sebesar 21,1% berbanding 10,3% yang dimiliki oleh indeks S&P 500 di AS.
Buffet sangat konsisten dengan portofolio investasinya, ia memiliki komposisi investasi 30% di asuransi, 10% di energi, dan 60% di manufaktur serta jasa dan ritel.
Ia juga pernah mengalami kegagalan, pernah merugi ketika berinvestasi pada sebuah maskapai yang membuatnya kehilangan uang hingga ratusan ribu bahkan jutaan dolar. Namun sebagai investor ulung Buffet tidak melihat itu sebagai aksi yang salah, namun ia memandangnya sebagai jalan yang berbeda.
Dan Buffet di tahun 2008 sukses menjadi orang terkaya versi majalah Forbes dengan harta US$ 62 miliar, sekaligus mengalahkan cadangan devisa Indonesia yang per akhir Juli hanya mencapai US$ 60,56 miliar.
Pria kelahiran Nebraska, 30 Agustus 1930 itu sukses mendepak sahabatnya, Bill Gates yang sudah bertahun-tahun menduduki tahta sebagai orang terkaya di dunia.

Kamis, 08 Maret 2012

CARA MENARIK KEKAYAAN


Beberapa teori gaya hidup populer menyatakan bahwa seseorang dapat menarik kekayaan, kebahagiaan, dan kehidupan yang baik melalui kekuatan berpikir positif dan terarah. Gagasan ini disambut dengan antusias oleh sebagian orang dan cemoohan oleh orang lain. Untuk memiliki upaya perdebatan waras dan rasional terhadap masalah ini, adalah penting untuk memecah misteri seputar konsep menarik kekayaan perilaku, serta untuk melihat bukti yang tersedia.
Afirmasi adalah pernyataan, mantra, atau rutinitas yang dimaksudkan untuk membentuk atau pergeseran suatu pandangan hidup. Alih-alih menjadi kata-kata magis mantra atau jawaban mistik untuk mengubah alam semesta, penegasan adalah alat sederhana sering digunakan untuk mengubah mode negatif atau merusak pemikiran. Seseorang dengan fobia, misalnya, mungkin telah penegasan untuk membantu mereka menggantikan ketakutan liar berputar dengan tampilan yang realistis pada situasi fobia-merangsang. Banyak teori-teori yang menyarankan menarik kekayaan dapat dilakukan melalui afirmasi dan perubahan perilaku yang, di jantung, menunjukkan bahwa seseorang perlu mengganti kebiasaan berpikir yang merusak dengan orang-orang yang diarahkan untuk mencari peluang untuk peningkatan kekayaan, dan memanfaatkan peluang tersebut.
Sejauh teori yang berlangsung, menarik kekayaan melalui afirmasi dan perilaku masuk akal untuk banyak orang. Jika seseorang ingin kalung berlian, namun menghabiskan semua uangnya di klub malam sebagai gantinya, itu akan membawa perubahan dasar pemikiran untuk membuat perubahan perilaku seseorang untuk menyadari bahwa uang tabungan dengan tidak pergi ke klub malam, atau mengambil beberapa pergeseran tambahan di tempat kerja , akan memungkinkan dia untuk membeli kalung itu akhirnya. Ketika afirmasi membantu menyebabkan pergeseran perilaku yang meningkatkan manajemen uang atau memotivasi bekerja lebih keras, mereka dapat memungkinkan untuk beberapa hasil yang pola pikir sebelumnya dikesampingkan.
Kritik, bagaimanapun, menunjukkan bahwa terlalu banyak penekanan diletakkan pada afirmasi untuk menarik kekayaan, dan tidak cukup pada efek perilaku. Beberapa percaya bahwa penegasan strategi untuk menarik kekayaan mempromosikan terlalu percaya berbahaya dan rasa hak pada beberapa orang. Mereka yang terus-menerus menegaskan bahwa mereka adalah pemenang dan bahwa mereka pantas mendapatkan yang terbaik mungkin menjadi agak bingung atau marah jika dunia tidak setuju dengan mereka, orang yang benar-benar terlibat dengan kekayaan-menarik afirmasi mungkin benar-benar hilang ketika mereka melewati untuk sebuah promosi, kehilangan kesepakatan bisnis, atau menderita kemunduran keuangan lainnya. Beberapa kritik juga menunjukkan bahwa seseorang didorong dan didorong oleh tujuan, jelas tunggal seperti keberhasilan moneter mungkin tidak peka terhadap orang lain dan bahkan mau sabotase orang lain untuk mencapai tujuan. Lain tingkat kritik menunjukkan bahwa kekayaan menarik afirmasi dan konsep serupa memimpin orang-orang untuk menekan dan mengabaikan emosi mereka sendiri yang benar, serta membuka pintu penghakiman terhadap mereka yang mengalami depresi, marah, atau perasaan negatif tentang situasi mereka.
Sebagai bukti ilmiah tentang menarik kekayaan, tidak ada banyak arah baik. Beberapa orang dapat menggunakan strategi penegasan dan berhasil, sedangkan yang lain mungkin mempekerjakan mereka hanya sebagai serius dan tertabrak oleh bus pada hari berikutnya. Apakah atau tidak seseorang percaya pada konsep ini tampaknya berhubungan langsung dengan ide-nya tentang bagaimana dunia bekerja, mereka yang percaya manusia memainkan peran besar dalam membentuk nasib mereka sendiri mungkin seperti ide daya tarik kekayaan, sedangkan mereka yang percaya manusia sebagian besar dibimbing oleh keadaan mungkin menolak.
ahli keuangan umumnya menyarankan bahwa orang harus fokus pada memaksimalkan strategi keuangan pribadi melalui pengelolaan uang hati-hati dan investasi hati-hati. Pendekatan pragmatis agak lebih memungkinkan seseorang untuk secara bertahap bergerak ke atas tangga keuangan melalui ketekunan selama jangka waktu yang panjang, yang mungkin terdengar kurang menarik dalam banyak hal. Bagi mereka yang membutuhkan motivasi untuk mendapatkan uang dan hal-hal pekerjaan dalam rangka Namun, afirmasi untuk menarik kekayaan dapat membantu memulai proses tersebut dengan mengubah kebiasaan belanja secara finansial merusak.

MENCIPTAKAN KEKAYAAN


Menciptakan kekayaan pribadi atau sehari-hari adalah sangat berbeda dari mengejar beberapa jenis mendapatkan skema cepat kaya dalam rangka mengumpulkan keamanan finansial pribadi. Bahkan, proses untuk menciptakan kekayaan pribadi melibatkan banyak upaya dan dedikasi. Berikut adalah beberapa ide tentang bagaimana Anda bisa memulai proses untuk membangun kekayaan pribadi dan membuat masa depan keuangan Anda jauh lebih aman.
Tugas pertama Anda sehubungan dengan peningkatan kekayaan bersih Anda tidak terhubung langsung dengan menghasilkan semua jenis penghasilan. Sebaliknya, itu melibatkan membuat investasi dalam diri Anda sendiri. Mengidentifikasi dan mengolah keahlian Anda dan bakat membantu posisi Anda untuk bertemu dan mengejar berbagai proyek yang akan diterjemahkan ke dalam penciptaan kekayaan. Investasi Anda mungkin termasuk formal maupun sekolah informal, akumulasi dari pengalaman hidup, dan belajar dari kesalahan Anda serta keberhasilan Anda.
Menciptakan kekayaan tidak juga melibatkan pengambilan keputusan yang bijaksana mengenai sumber daya yang Anda miliki di tangan. Sementara banyak orang tidak menyukai gagasan untuk menciptakan anggaran dan menempel untuk itu, kenyataannya adalah bahwa perencanaan keuangan yang kompeten dapat membantu Anda mulai mengumpulkan kekayaan dengan memungkinkan Anda untuk menyisihkan sumber daya yang tidak diperlukan untuk memenuhi kebutuhan hidup dasar. Bahkan sejumlah kecil dari surplus pada akhir bulan ini dapat membantu Anda mulai menciptakan kekayaan pribadi bila Anda menempatkan dana dalam rekening semacam bunga dan menambah saldo secara konsisten.
Seiring waktu, sumber daya yang dihasilkan dari yang surplus bulanan yang kecil dapat diinvestasikan dalam apa pun dari Sertifikat Deposito ke saham dan obligasi atau bahkan start-up bisnis Anda sendiri. Karena Anda memanfaatkan sumber daya di tangan, Anda tidak menciptakan utang yang akan menurunkan nilai keseluruhan bersih Anda.
Salah satu rahasia jutawan sendiri membuat banyak adalah memutuskan untuk menggunakan dua atribut: kerja keras dan kesabaran. Belajar bagaimana menciptakan kekayaan tidak terjadi dalam semalam. Banyak orang yang menciptakan kekayaan pribadi melakukannya dengan memfokuskan energi mereka pada strategi yang secara konsisten tapi bertahap menambah nilai keseluruhan keuangan mereka. Mengambil waktu untuk penelitian kesempatan yang tepat, belajar bagaimana membuat sebagian besar dari mereka, dan kemudian latihan kesabaran untuk melihat hasil perlahan terjadi benar-benar penting.
Belajar bagaimana menciptakan kekayaan pribadi tidak semua tentang mengejar investasi yang relatif aman. Meskipun penting untuk menciptakan basis keuangan yang solid, waktunya akan datang ketika ketrampilan Anda dan naluri menunjukkan bahwa beberapa jenis usaha berisiko tinggi memiliki peluang bagus untuk berhasil dan pada gilirannya menghasilkan return yang tinggi. Selama Anda telah menetapkan bahwa portofolio padat, Anda mampu untuk mengambil risiko sekarang dan kemudian.
Perlu diketahui bahwa jika Anda ingin menciptakan kekayaan pribadi, penting untuk berpikir dalam hal sesuatu yang lain dari sekedar ukuran portofolio investasi Anda dan rekening bank. Seiring dengan kekayaan uang, Anda juga ingin menciptakan kekayaan dengan menghargai orang yang Anda cintai, membuat waktu untuk mereka, dan menjadi bagian dari komunitas dimana Anda tinggal. Menyeimbangkan semua aspek kehidupan Anda sehingga mereka pujian satu sama lain akan memungkinkan Anda untuk membuat kekayaan pribadi benar bahwa akan melihat Anda melalui semua jenis krisis kehidupan, bahkan ketika keuangan tidak terlibat.